Skip to content
narrow screen wide screen auto screen Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color

Paralayang Indonesia

Wonogiri XC Challenge 2009 PDF Cetak E-mail
Berita & Artikel

Laporan : Lilik Darmono

Penyelenggaraan kejuaraan lintas alam( cross country ) Wonogiri XC Challenge 2009 usai sudah. dengan hasil yang gemilang. Ini adalah penyelenggaraan terbesar, peserta terbanyak, dukungan  dan kerja sama beberapa pihak yang memicu semangat  bertanding dengan    kualitas  dan hasil petandingan yang gemilang, rekor jarak terlampaui baik oleh pilot asing maupun Indonesia. Pilot asing terjauh oleh Choi keun Ha 75,07 km dan Pilot Indonesia  Moch Ali sejauh 65 km sebuah prestasi  terbaik selama sejarah terbang paralayang lintas alam di Indonesia.
Dalam event ini juga  terdaftar dan diakui oleh FAI (ferderasi  aeronotique international) sebagai penyelenggaraan  kejuaraan  category 2 dan pre world cup class 2.
Dengan penyelengaraan Kejuaraan   FAI cat 2 dan Pre World Cup class 2  yang diselenggarakan di Indonesia ini,  dongkrakan rangking Indonesia akan terangkat cepat dan pilot Indonesia semakin banyak yang masuk ke rangking pilot dunia. Sekaligus sebuah pembelajaran yang amat berharga untuk pilot –pilot indonesia terbang dengan pilot-pilot asing yang rutin mengikuti kejuaraan dunia dan international.
Hasil yang  membanggakan dengan prestasi Pilot Indonesia bisa menduduki di posisi ke 2 dan ke 3 di  Wonogiri XC challenge ini merupakan salah satu tolak ukur dari perkembangan prestasi Paralayang nomor lintas alam ( XC) Indonesia.

Hasil akhir  Wonogiri XC Challenge 2009

Open Result WXCC 2009 (PDF)

1st.   Jungman Choi ( Sungliders R2 XC ) ( Korea)
2nd.  Lilik Darmono ( Gin, boomerang 5 ) ( Indonesia )
3 rd.  Elisa Manueke ( Gin, Boomerang 5 ) ( Indonesia )

National Result WXCC 2009 (PDF)

1st.  Lilik Darmono ( Gin, boomerang 5 ) ( Jawa Tengah )
2nd. Elisa Manueke ( Gin, boomerang 5 ) ( Jawa Tengah )
3 rd. Bima Putra ( Gin, Boomerang 6 ) ( Jawa Tengah )

Women Result WXCC 2009 (PDF)

1st.  Xiangping Ho ( Niviuk, Peak ) ( China )
2nd. Milawati Sirin ( Niviuk, Peak ) ( Indonesia )
3rd.  Christina Schreiber ( Independence , dragon ) ( German )

Serial Class Result WXCC 2009 (PDF)
1st.  Xiangping Ho ( Niviuk, Peak ) ( China )
2nd. Andhika Mountnear ( Niviuk, Peak ) ( Indonesia )
3rd.  Hening Paradigma ( Gin, Boomerang Sport ) ( Indonesia )

National Team Result WXCC 2009 (PDF)

1st.  Jawa Tengah ( Central Java )
2nd. Kalimantan Timur ( East Kalimantan)
3rd. Jawa Barat ( West Java )


Berikut cuplikan laporan  harian kegiatan  kejuaraan  WXCC 2009 4 agustus s/d 9 Agustus 2009

Hari Pertama 4 Agustus 2009
Latihan resmi diikuti oleh sebagian besar peserta baik dari  pilot lokal maupun Luar negeri. Kondisi Angin yang kalem dan sedikit mendung membuat pilot  sedikit kesusahan untuk mendapatkan thermal sebagai tenaga untuk memanjat  ketinggian batas awan. Setelah berusaha cukup lama, akhirnya beberapa pilot dapat menangkap thermal yang pecah di sisi kanan take off area dan mengikutinya sampai  batas awan dan akhirnya mereka mengarahkan glidernya ke sisi utara  mengejar awan-awan cumulus yang berbentuk seperti mangkok terbalik.. yang sangat menggiurkan untuk di panjat… pada latihan resmi ini beberapa pilot mampu  mencapai jarak di atas 40km. sebuah penjajagan medan yang cukup memuaskan… dalam penerbangan ini.

Hari ke dua 5 Agustus 2009.
Hari ini, adalah hari pertama dimulainya kejuaraan WXCC 2009, awan mulai terbentuk pertanda pembentukan thermal mulai terjadi. Pilot briefing  dimulai pukul 10:30 yang di pimpin oleh meet director Bucek Deep, menyampaikan informasi tentang tugas , jalur terbang dan kondisi cuaca. Window  dibuka jam 11:00, para pilot sudah boleh terbang namun karena  thermal belum begitu kuat,  sebagian besar pilot lebih memilih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penerbangannya. Beberapa pilot yang terbang duluan tidak bisa memanjat lebih tinggi dari take off area dan menangkap thermal, akhirnnya mereka  mendarat di lokasi pendaratan di dekat danau Gadjah Mungkur dan melakukan terbang ulang.
Thermal pecah sekitar jam 13:00  para pilot mulai mengambil kesempatan untuk memanjatnya  menabung ketinggian untuk bisa menyebrang bukit ke arah utara. Sebuah pemandangan yang menakjubkan parasut berwarna warni terbang berputar-putar di atas take off area dan kota wonogiri, tak lama mereka terlihat kecil  dan melesat ke arah utara mengejar jarak terjauh .
Angin bertambah kencang  dari arah danau waduk Gadjah Mungkur sekitar jam 15:30. beberapa pilot yang belum bisa memanjat masuk di kondisi terbang yang  keras... turbulen di balik bukit mulai terbentuk dengan bertambahnya kecepatan angin. Ada  80 persen pilot yang bisa melakukan terbang  lintas alam.

5 terbaik di tugas pertama :
1.    Yeol Ihm ( KOR ), 55 km
2.    Lilik Darmono ( INA ), 53 km
3.    Teguh Maryanto ( INA ), 52 km
4.    Jeong Seok Lee ( KOR ), 52 km
5.    Jungman Choi ( KOR ), 52 km
 

Result Task 1,   5 August 2009 (PDF)


Hari Ke tiga 6 Agustus 2009-09-02
Setelah briefing pagi, window di buka jam 11:00, wind meter menunjukkan kecepatan 8- 12 km/jam. Kecepatan angin berhembus agak kuat lebih awal dibandingkan hari sebelumnya. Garis air oleh angin  3 km di depan danau, menunjukkan angin akan bertambah kencang dalam30 menit ke depan. Para Pilot bergegas untuk lepas landas menghindari angin keras yang segera datang, terlihat para penerbang dengan mudah menambah ketinggiannya untuk mencapai batas aman untuk terbang menyeberang bukit.  Beberapa  penerbang ada yang menunggu pembentukan thermal lebih matang  di sisi utara,
Kecepatan Angin bertambah menjadi 24 km , sebagian besar penerbang sudah berada di ketinggian sehingga  mereka tidak begitu terkena  efek dari bertambahnya kecepatan angin. Jam 15:00 kecepatan angin mencapai titik terkencang sampai dengan 37 km / per jam  adalah berbahaya bila paralayang terbang di kondisi tersebut.
akhirnya safety officer menutup windows take off.. beberapa pilot yang mencoba  lepas landas akhirnya urung untuk melakukan nya.
Jarak terbang terjauh hari ini sejauh 66 km dibuat oleh Jungman Choi dari Korea, diikuti Andika mountnear sejauh 63.99 km sekaligus memecahkan record  Elisa 61.5 km  yang dibuat tahun lalu. Sementara Lilik Darmono mencapai 63 km.

5 pilot Jarak terjauh hari ini task 2:
1. Jungman Choi , Sun Gliders, R2 XC ( KOR ),  66 km
2. Andika Mountnear, Niviuk Peak, ( INA )  63.99 km
3. Lilik Darmono, Gin Boomerang 5 ( INA ) 63 km.
4. Bima Putra, Gin Boomerang 6 ( INA ) 62 km
5. Bodhi Suprana, Gin Boomerang 5 ( INA ), 61 km

Result Task 2,   6 August 2009 ( PDF)


Hari Ke empat  7 Agustus 2009
Tidak ada tugas hari ini, karena angin berhembus  di atas 25 km/ jam di tempat take off. Kondisi berbahaya untuk terbang.


Hari ke Lima 8 Agustus 2009
Hari ke lima, rekor terbang terjauh paralayang  pecah dari lokasi wonogiri, Choi Keun Ha  dari Korea. membuat jarak sejauh 75.07 km ke arah  timur laut dekat dari kota Ngawi. Merupakan catatan pertama paralayang terbang terjauh yang terbang dari Lokasi Bukit Joglo Wonogiri. Sementara itu Moch Ali penerbang paralayang asal Daerah Jawa Timur membuat jarak 65.87 km kearah utara dari Mantingan, dan  berhak memegang  rekor nasional, setelah 2 hari sebelumnya dipegang oleh Andika  Munir.
Kondisi Angin lebih lemah dibandingkan hari sebelumnya, angin kencang dari danau waduk Gadjah Mungkur akan lebih lambat datangnya. Window tetap di buka mulai jam 11:00  namun thermal masih lemah , penerbang awal ( wind Dummy) terlihat begitu sulit untuk mendapatkan ketinggian.  Kebanyakan peserta masih menunggu untuk melakukan lepas landas, mereka menunggu sekitar 30 menit, peserta yang terbang setelah window open dibuka tanpa hasil untuk mendapatkan ketinggian. Mereka mendapatkan kesempatan untuk melakukan penerbangan ulang.
Pada pukul 12:00 angin dan Thermal mulai bertambah, para penerbang segera mengambil kesempatan untuk melakukan lepas landas, karena safety officer mengumumkan kalau  4 km di selatan waduk, sudah terlihat garis air, yang menandakan angin besar akan datang. Beberapa pilot berhasil menangkap kolom thermal di sebelah kanan take off mereka berputar-putar  dan segera diikuti penerbang lain dan memanjat sampai ketinggian batas awan, dan menyeberang   bukit  menuju kearah deretan awan kumulus di sebelah utara. Yang akan di pakai mereka sebagai jembatan menuju kearah Kota Karanganyar..
Lima pilot jarak terbaik hari ini 8 Agustus 2009
1.    Coi Keun Haa – Sun Glider / R2XC (KOR), 75,07 km.
2.    Moch Ali – Gin / Bomerang 5 (INA/Jatim), 65,87 km.
3.    Yeol Ihm – Gin / Boomerang Sport (KOR), 62,36 km.
4.    Elisa Manueke – Gin / Boomerang 5 (INA/Jateng), 62,33 km.
5.    Bima Putra – Gin / Boomerang 6 (INA/Jateng), 61,45 km.

 Result Task 3 ,  8 August 2009 (PDF)


Hari ke 6, 9 Agustus 2009


Jungman choi terjauh di task 4.  hanya ada 5 pilot yang mencapai di atas 40 km separasi yang cukup jauh terlihat di hasil pencapaian jarak terbang para pilot pada tugas ini.
Awan  begumul luas menyelimuti, sinar matahari tertahan  tipis sampai di permukaan bumi wonogiri dan sekitarnya. Sejak para pilot berangkat meninggalkan hotel menuju ke lokasi take off.. matahari pelit bersinar.  Ini akan menjadi lambat pemanasan permukaan daratan di wonogiri dan sekitarnya.. prediksi hari ini pembentukan  thermal akan lebih lambat di banding hari-hari sebelumnya.
Windows di buka tetap jam 11:00:00 namun belum ada pergerakan pilot berebut di lokasi lepas landas.. pilot banyak menunggu berharap selimut awan akan membuka dan sinar matahari segera memberi pemanasan  daratan…
 Baru sekitar jam 12 30. beberapa pilot mencoba memulai penerbangannya.. di kondisi yang lemah daya angkat, mereka berjuang bertahan di udara sambil menunggu pemanasan berikutnya.. mereka cukup lama. Banyak pilot menunggu dan melihat perjuangan mereka.. waktu yang ditnggu—tunggu akhirnya datang juga… thermal lift di sebelah kanan take off pecah dan beberapa pilot memanjat sampai cloud base… segera pilot lainnya berusaha take off untuk menyusul mereka.. namun sayang angin yang sangat kecil menyulitkan para pilot untuk take off  dengan berlari panjang karena lokasi take off yang sempit.. akhirnya begitu angin dari danau berhembus datang…para pilot segera bergantian melakukan take off.. namun kondisi  thermal sudah tidak menguntungkan lagi untuk memanjat sampai cloud base akhirnya banyak pilot yang  landing di  pendaratan resmi dekat danau.

5 distance terbaik tugas 4.
1. Jungman Choi   -Sungliders  R2XC  ( KOR)    69.950 km.
2. Ping Li -  Niviuk Ice Peak  ( CHN )   54.380 km.
3. Teguh Maryanto – Boomerang  5  (  IDN)   53.840 km
4 .Hening Paradigma – Boomerang Sport   ( IDN)     41.730 km
5. Jeong Seok Lee  - Axis Para Mercury  ( KOR)     41. 320 km

 Result Task 4 ,  9 August 2009 (PDF)

Report by  Lilik Darmono